Telisik PPI Iceland – Eps.4

Pada episode keempat ini, tim telisik amerop berkesempatan untuk mewawancarai perwakilan dari PPI Iceland, yaitu mas Muhamad Aufar Ristama yang biasa disapa dengan mas Aufar. Mas Aufar saat ini berkuliah di tahun terakhirnya pada program PhD University of Iceland, Reykjavík jurusan Vulkanologi. Beliau memulai PhD pada tahun 2016 dan InsyaAllah akan melaksanakan defence di awal maret tahun 2020. Sebelumnya, Mas Aufar mengambil master pada program Remote sensing Volcano (satellite) dengan periode studi 1 tahun di Belanda dan 1 tahun di Iceland dimana sebelumnya beliau mengenyam pendidikan di UNPAD jurusan Geofisika. Iceland dipilih Mas Aufar sebagai destinasi studi karena Iceland merupakan negara dengan alam yang unik untuk belajar geologi karena stuktur batuan yang terdapat di Iceland tidak terdapat di belahan  bumi lain.  Mengenai beasiswa yang didapatkan oleh Mas Aufar ialah beasiswa LPDP.

 

Penampakan Geologi di Iceland dekat kota Eyjafjallajökull 

Photo by Mas Aufar

Sebelum mengenal Iceland lebih lanjut kita simak dulu yuk tentang awal mula berdirinya PPI Iceland!

Ada kisah menarik tentang berdirinya  PPI Iceland, pertama kali mas Aufar tiba di Iceland pada tahun 2014 belum ada satu pun student Indonesia, hanya ada orang indonesia yang bermukim. Setelah pulang ke Indonesia pada tahun 2015, kemudian di tahun 2016, setelah menikah mas Aufar kembali ke Iceland dengan membawa istri. Di tahun 2016, sama seperti sebelumnya, masih belum ada student Indonesia selain dirinya. Akhirnya Mas Aufar dan salah satu orang Indonesia yang sudah menjadi warga negara Iceland terpikir untuk memboomingkan Iceland untuk student – student Indonesia. “Kita bentuk Instagram PPI Iceland, kita buat logo, dan kita kasih info untuk studi ke Iceland serta sesi tanya jawab”, ucap Mas Aufar. Akan tetapi, sampai saat ini bentuk PPI Iceland tidak formal. 

Alhamdulillah dari kegiatan sharing info tersebut membuahkan hasil, dimana saat ini terdapat 6 student yang menempuh studi di Iceland. Mahasiswa tersebut terdiri dari: 2 student S2 di bidang Sustainable Energy, lalu 2 student PhD: 1 student di jurusan Vulkanologi, dan 1 lagi di jurusan perikanan, serta 2 student Postdoc, yang terdiri dari 1 student di jurusan Kimia Murni, dan 1 lagi di Computer Science.

Kesan dari PPI Iceland yang sejauh ini dirasakan Mas Aufar ialah rasa senang saat berkumpul dengan orang-orang Indonesia di Iceland. Hal rutin yang biasa dilakukan adalah saat bulan April, dimana biasanya Iceland kedatangan beberapa peserta training dari indonesia (Pertamina, Geodipa Energi) untuk melakukan training Geotermal tiap 6 bulan. Untuk  menyambut para peserta training tersebut diadakan acara makan-makan. Selama ini, untuk kegiatan PPI yang diadakan hanya acara internal saja guna mempererat hubungan, belum ada gagasan yang mengarah pada pembentukan ketua dan sekretaris karena kebanyakan mahasiswa yang studi di Iceland tidak tetap, dimana hanya menetap selama 6 bulan, kemudian pergi lagi.

Studi dan Beasiswa

Untuk 2 jurusan top ranking di Iceland adalah Perikanan dan Geotermal (Sustainable Energy). Sementara itu untuk kesempatan beasiswa yang bisa dicoba di Iceland selain LPDP antara lain: 

  1. University of Iceland Doctoral Grant         Untuk mendapatkan beasiswa ini hal pertama yang dilakukan adalah apply pada supervisor, bila proses apply maka selanjutnya baru ada kesempatan untuk mendapatkan grant.
  1. University Iceland PostDoc Grant
  2. UNU-GTP (Geotermal Training Program) fellowship (khusus peserta training UNU)
  3. UNU-FTP (Finish Training Program).                                                             UNU-GTP dan UNU-FTP merupakan program beasiswa training dari pemerintah yang berlangsung selama 6 bulan. UNU-GTP berlangsung antara bulan Oktober hingga Februari, sementara UNU-FTP dilangsungkan antara bulan april sampai Oktober. Selama 6 bulan tersebut penerima beasiswa sudah full dibiayai, sudah termasuk juga apartmen dan biaya hidup.                                                                                      Untuk mendapatkan kesempatan beasiswa ini kita harus sudah bekerja di perusahaan pemerintah atau perusahaan dalam negeri yang bersangkutan, contohnya adalah Pertamina, Geodipa Energi, Kementrian energi. Apabila peserta training kinerjanya dirasa memuaskan maka mendapatkan kesempatan untuk extend beasiswa di program PhD atau Master. 

Bagaimana kesempatan beasiswa untuk Master?                     

Untuk program Master tidak disediakan oleh pihak universitas di Iceland, namun terdapat kesempatan beasiswa dari Erasmus + seperti yang didapatkan Mas Aufar saat menempuh kuliah s2. Namun untuk biaya studi yang dikenal dengan istilah registration fee di Public University salah satunya  di  University of Iceland  tergolong terjangkau yaitu 400 euro per tahun.

Mengenai bahasa pengantar di perkuliahan, semua jurusan di  University of Reykjavík dan University of Iceland yang sama-sama terletak di kota Reykjavík ini  sudah diajarkan dalam bahasa Inggris. Lebih lanjut, jika kita melihat lebih ke  utara, terdapat kota bernama Akureyri. Di kota ini terdapat 10 universitas yang rata-rata mahasiswanya adalah penduduk asli setempat yang bahasa pengantarnya kebanyakan bahasa Icelandik, hanya beberapa saja yang menyediakan program kuliah berbahasa inggris.

Tips and tricks tambahan tinggal di Iceland

Suasana Kota di kota Reykjavík. Photo by Mas Aufar

Bahasa Inggris adalah bahasa yang familiar digunakan di Iceland walaupun terkadang logat yang digunakan bercampur dengan bahasa Icelandik. Namun, apabila berminat untuk mempelajari bahasa Icelandik, terdapat diskon yang diberikan dari Pemerintah Iceland untuk program bahasa tersebut.  Akan tetapi, bagi Doctoral Student atau staff di universitas  mendapatkan kesempatan untuk mengikuti program Introduction to Icelandik Language for Beginner yang levelnya setara dengan A1-A2. 

Untuk kondisi sekitar, Iceland tergolong negara yang aman bahkan di saat harus pulang antara jam 2 atau 3 malam pun aman-aman saja. Penduduknya sepi karena total penduduk Iceland hanya 350000 namun total turisnya jutaan. Di pusat kota pun tetap sepi, bahkan saat weekend di jalan tidak ada mobil. Tetapi kondisi ini menjadi nyaman untuk belajar.  

Biaya Hidup

Biaya hidup di Iceland tergolong mahal bisa mencapai hingga 1700 EURO (189000 krona Iclelandik) per bulan. Beasiswa LPDP yang didapatkan sebesar LPDP 1300 dolar pun masih kurang untuk mencukupi biaya tersebut sehingga  untuk menambal biaya kekurangannya dapat disiasati dengan bekerja sebagai research assistant. Berikut rincian biaya hidup di Iceland.

Akomodasi

Biaya dorm selama 1 bulan berkisar antara 700-1000 euro dengan fasilitas 1 ruangan yang harus sharing kitchen dan bathroom. Apabila hanya sharing dorm dengan 2 orang biayanya 1000 euro, tetapi jika sharing dengan 4-5 orang biayanya menjadi 700 euro. Untuk apartement yang bertipe studio kisaran harganya 1200-1500 euro dengan luas 18-25 meter persegi yang dilengkapi dengan dapur.

Transportasi

Public transportation dalam kota yang disediakan di Iceland hanya bis saja. Untuk frekuensi keberdaannya dirasa masih kurang bagus karena saat pick hour waktu tunggunya 15 menit sekali, bahkan saat tidak pick-hour bisa mencapai 30 menit sekali atau 1 jam. Sebenarnya, apabila ingin berjalan-jalan atau sekedar melihat spot-spot untuk foto dalam kota Reykjavík bisa ditempuh dengan berjalan kaki tanpa harus naik bis.

Terdapat beberapa sistem tiket bis di Iceland. Ada yang berlaku selama 1 tahun dengan harga  500-400 euro. Apabila hanya ingin berkunjung sejenak ke Iceland terdapat tiket harian seharga 15 euro. Ada juga tiket bis yang berlaku hanya 1 jam seharga 4 euro. Kalau ingin membeli tiket bis harian biayanya 15 euro. Untuk transportasi dari dan ke airport terdapat bis dengan biaya 30 euro untuk sekali jalan dengan waktu tempuh 45 menit.  Apabila ingin melancong ke kota lain, misalnya kota Akureyri, biaya bisnya seharga 70-100 euro untuk sekali jalan dengan waktu tunggu 1-2 jam sekali. 

Kita dapat mensiasati agar biaya transport lebih murah jika berpergian dengan beberapa orang dengan menyewa mobil dengan biaya 150 euro dalam waktu 5 hari untuk mobil kecil dan bisa menggunakan sim Indonesia.

Foto saat Mas Aufar melakukan perjalanan luar kota di Iceland

Photo from supersciences.wordpress.com

Makanan

Untuk belanja bahan makanan di Iceland tergolong mahal per bulan bisa mencapai 200-300 euro. Dengan kebutuhan pokok contohnya telur 12 butir seharga 5 euro, daging lamb per kilo nya dipatok dengan harga 25 euro. Apabila ingin mencicipi makan di restoran, kita harus merogoh kocek 50 euro untuk steak, untuk Kentucky Fried Chicken seharga 10-13 Euro, sementara untuk noodle  seharga 13-14 euro. Apabila ingin mencoba kopi biaya yang harus dikeluarkan 6-8 euro.

Telepon

Pake internet dengan kapasitas 500 mb dapat diperoleh dengan harga 4 euro

Lain-lain

Pengasilan per kapita umr di Iceland sebesar 280000 krona Icelandik (2200-2400 euro) per bulan belum termasuk pajak. Ketentuan pajak berdasarkan pada penghasilan yang di dapatkan apabila dibawah 2200 euro terkena 0 %,  diatas 2200 euro 38.9% diatas 4000 euro 40 %.  Pajak tersebut dapat kita rasakan keuntungannya dengan fasilitas  allowance dari pemerintah.  Government Allowance untuk family terdiri dari tempat tinggal, child benefit per anak. Syarat dan proses pendaftaran keluarganya mudah, dalam jangka waktu 6 bulan, data yang didaftarkan sudah otomatis langsung masuk ke system. Dari data tiap keluarga berdasarkan Identity Number nya dapat terlihat nama anak dan orang tua, serta vaksin apa saja yang sudah diterima.

Dalam hal mengurus anak, tersedia kindergarten, serta Day Care dan Pre School. Dimana, sejak anak berumur 6 bulan sudah bisa dititipkan ke Pre School. Untuk biaya Day care lebih mahal dibandingkan dengan Pre School.

Visa dan Work Permit

Perpanjangan visa maksimal 2 tahun sekali, tiap 2 tahun harus perpanjang. Untuk tembus imigrasi saat diawal diwajibkan adanya 1700 euro x 12 ada di akun tabungan kita. Untuk perpanjangan visa harus ada dana minimal 3 bulan biaya hidup. Karena Mas Aufar saat ini bertiga bersama anak dan istrinya sehingga dana yang diharuskan menjadi 2500 euro x 3 bulan.

Sementara, Work Permit bisa diajukan setelah lulus dengan menunjukan proof  sehingga dapat tinggal maksimal 3 bulan lagi disini selama mencari kerja.

Edisi Spesial Iceland: “General Geology of Iceland” dan Sumber Energinya

(Daerah Þingvellir) sebelah kiri Mas Aufar dari gambar adalah North American Plate dan jauh dari sebelah kanan Mas Aufar adalah Eurasian Plate

Photo from supersciences.wordpress.com

Pengen tahu lebih lanjut tentang edisi spesial Iceland tersebut? silahkan kunjungi link berikut ini:  https://supersciences.wordpress.com/2015/01/11/general-geology-of-iceland-dan-sumber-energinya-part-1-

Jika kamu ingin tahu lebih lanjut dan bertanya-tanya, kamu bisa kontak ke instagram PPI Iceland!

Instagram: https://www.instagram.com/ppiiceland/

—————————

Penulis

Octanty Mulianingtyas

Master of Software Engineering, University of Tartu, Tartu, Estonia.

Kontak: ameropnews@amerop.ppi.id

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *